Jakarta, 11 Mei 2026 – Tren pola makan tinggi serat sedang ramai dibahas di berbagai platform media sosial, terutama TikTok. Banyak kreator konten membagikan menu harian kaya serat mulai dari oatmeal, buah-buahan, chia seed, sayuran hijau, hingga makanan berbasis gandum utuh yang diklaim membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus membuat kulit tampak lebih sehat.
Fenomena ini muncul seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan pola makan alami. Video bertema “high fiber diet” bahkan banyak menarik jutaan penonton karena dianggap mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ahli gizi menjelaskan bahwa serat memiliki peran penting dalam menjaga sistem pencernaan tetap sehat. Konsumsi serat yang cukup membantu melancarkan buang air besar, menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, serta mengurangi risiko sembelit dan gangguan pencernaan lainnya.
Selain baik untuk pencernaan, makanan tinggi serat juga disebut membantu menjaga berat badan. Serat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama sehingga dapat membantu mengontrol nafsu makan dan mengurangi kebiasaan ngemil berlebihan.
Dalam dunia kecantikan, pola makan tinggi serat mulai dikaitkan dengan kesehatan kulit. Sistem pencernaan yang lebih baik dipercaya membantu tubuh membuang zat sisa dan racun secara optimal sehingga kondisi kulit terlihat lebih bersih dan segar. Beberapa orang bahkan mengaku mengalami pengurangan jerawat setelah rutin mengonsumsi makanan kaya serat.
Makanan tinggi serat juga diketahui dapat membantu menjaga kadar gula darah dan kolesterol tetap stabil. Karena itu, pola makan ini sering dianjurkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat jangka panjang.
Beberapa jenis makanan yang banyak direkomendasikan dalam tren ini antara lain alpukat, brokoli, apel, oatmeal, kacang-kacangan, biji chia, ubi, serta nasi merah. Banyak kreator TikTok juga membagikan resep praktis seperti smoothie bowl, overnight oats, dan salad tinggi serat yang mudah dibuat di rumah.
Meski demikian, ahli kesehatan mengingatkan bahwa konsumsi serat perlu dilakukan secara seimbang dan bertahap. Mengonsumsi terlalu banyak serat dalam waktu singkat justru dapat menyebabkan perut kembung, begah, atau gangguan pencernaan pada sebagian orang.
Selain itu, asupan air putih juga harus ditingkatkan saat menjalani pola makan tinggi serat agar proses pencernaan berjalan optimal. Tanpa cairan yang cukup, serat justru dapat memicu ketidaknyamanan pada saluran cerna.
Tren makanan tinggi serat di TikTok menunjukkan bagaimana media sosial kini memiliki pengaruh besar terhadap gaya hidup dan kebiasaan makan masyarakat. Meski banyak manfaat yang ditawarkan, para ahli tetap menyarankan agar pola makan sehat dilakukan secara seimbang dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing-masing.








