Timnas Thailand datang ke Piala Asia 2025 dengan misi mengejutkan lawan-lawan kuat yang akan mereka hadapi. Pelatih Alexandre Polking optimistis skuadnya mampu tampil solid dan memanfaatkan permainan cepat yang menjadi ciri khas “Gajah Perang”.
Kombinasi Pemain Senior dan Bintang Muda
Thailand tetap mengandalkan sosok berpengalaman seperti Chanathip Songkrasin dan Teerasil Dangda untuk memimpin permainan. Di sisi lain, munculnya bintang muda seperti Suphanat Mueanta dan Ekanit Panya memberi energi baru di lini serang.
Tantangan Berat di Grup
Thailand tergabung dalam grup yang cukup sulit bersama Jepang, Iran, dan Bahrain. Meski di atas kertas mereka bukan favorit, Polking menegaskan bahwa Thailand siap memanfaatkan setiap peluang dan bermain tanpa rasa takut.
Strategi Mengandalkan Kecepatan dan Transisi Cepat
Kekuatan Thailand terletak pada transisi menyerang yang cepat, memanfaatkan kelincahan pemain sayap dan umpan terobosan yang presisi. Polking juga menyiapkan skema pertahanan rapat untuk meredam serangan lawan yang lebih unggul secara fisik.
Target Lolos dari Fase Grup
FAT (Federasi Sepak Bola Thailand) menetapkan target realistis: lolos dari fase grup. Namun, jika mampu mencuri poin di laga awal, peluang untuk melangkah lebih jauh terbuka lebar.
Kesimpulan: Dengan kombinasi pemain berpengalaman, bintang muda penuh semangat, dan strategi cepat yang sudah teruji, Thailand bertekad menjadikan Piala Asia 2025 sebagai panggung kejutan besar.