Jakarta, 11 Mei 2026 – Seorang balita yang sebelumnya dilaporkan hilang selama empat hari di Kabupaten Lebak, Banten, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Cisimeut. Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar yang selama beberapa hari ikut melakukan pencarian.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga keluar dari rumah dan tidak kembali. Keluarga bersama warga setempat kemudian melakukan pencarian di berbagai lokasi, termasuk area permukiman, kebun, hingga sekitar aliran sungai.
Karena korban belum ditemukan, proses pencarian kemudian melibatkan tim gabungan dari aparat kepolisian, relawan, dan petugas terkait. Penyisiran dilakukan secara intensif di sepanjang aliran Sungai Cisimeut dan wilayah sekitar.
Setelah empat hari pencarian, korban akhirnya ditemukan di area aliran sungai dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan tersebut langsung membuat suasana haru di lokasi, terutama bagi keluarga yang sejak awal berharap korban dapat ditemukan selamat.
Petugas kemudian melakukan evakuasi jenazah dan membawa korban untuk pemeriksaan lebih lanjut. Aparat juga memastikan proses penanganan dilakukan dengan pendampingan kepada pihak keluarga yang mengalami duka mendalam.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama di wilayah yang dekat dengan sungai, area terbuka, atau lokasi berisiko lainnya. Pengamat sosial menilai kewaspadaan lingkungan dan perhatian keluarga sangat penting untuk mencegah kejadian serupa.
Warga sekitar turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengapresiasi upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan selama beberapa hari terakhir.
Hingga kini, suasana duka masih menyelimuti lingkungan tempat tinggal korban. Aparat mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak demi keselamatan bersama.






